7 Pahlawan Nasional dari Bali, Nomor 3 dan 5 Diabadikan Jadi Nama Bandara
Pada masa penjajahan kolonial, dia menjadi intel sekutu di daerah Bali dan Lombok.
Setelah proklamasi kemerdekaan, dia bersama kawan militernya membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR). I Gusti Ngurah Rai didapuk sebagai komandan.
Puncak perjuangan I Gusti Ngurah Rai adalah memimpin perang Puputan Margarana 20 November 1946. Perang ini meletus karena Belanda tidak mengakui Bali sebagai de facto Indonesia. Dalam pertempuran ini, I Gusti Ngurah Rai gugur bersama 96 orang pasukan.
Merupakan Raja Badung VII yang ikut memerangi penjajahan Belanda dalam perang Puputan Badung (1902–1906). I Gusti Ngurah Made Agung merupakan putra dari Raja Badung V I Gusti Gede Ngurah Pemecutan dan Ida Tjokorda Gde Ngurah Pemecutan. Kelahiran Denpasar, 5 April 1876.
Pada 22 September 1906, I Gusti Ngurah Made Agung gugur setelah habis-habisan melawan Belanda. Dia mendapatkan gelar kehormatan Ida Betara Tjokorda Mantuk Ring Rana, yakni raja yang gugur di medan perang.