12 Pasien Terduga Virus Korona di Bali dalam Status Pengawasan Dinas Kesehatan
“Kemudian di RSUD Sanjiwani, dua dari Denmark dan satu orang dari Slovakia. Satu laki-laki dan dua perempuan,” ujar Suarjaya.
Sementara pasien di RSUD Tabanan merupakan warga negara Rusia, perempuan. Di RSD Mangusada, pasien dari Denmark berjenis kelamin laki-laki. Untuk yang dirawat di RS Siloam dari Inggris berjenis kelamin perempuan.
Hingga kini, Dinkes masih menunggu hasil laboratorium ke-12 orang tersebut yang rencananya keluar hari ini untuk delapan orang. Sisanya kemungkinan besok, Jumat (6/3/2020). “Mudah-mudahan kalau lancar bisa keluar sesuai rencana. Kami terus koordinasi dengan Balitbangkes di Jakarta,” ujarnya.
Dari data secara kumulatif dari sejak Januari 2020 hingga saat ini, pasien yang dalam status pengawasan total sebanyak 35 orang. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Balitbangkes, Kementerian Kesehatan, sebanyak 23 pasien telah dinyatakan negatif Covid-19. “Tinggal saat ini ada 12 orang yang dalam kategori pengawasan,” ucapnya.
Suarjaya mengatakan, sistem kesehatan di Bali telah memiliki kemampuan dan pengalaman untuk menangani virus sejenis seperti SARS dan MERS. Pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten/kota juga telah melakukan upaya serius untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 ini.