7 Pertempuran Laut Mematikan, Nomor 4 Adu Tembakan Meriam Selama 6 Jam

Manuver ini berhasil mematahkan serangan udara musuh. Bom yang dilepaskan pesawat B-26 AUREV meleset 200 meter dari RI Sawega. Seluruh unsur ATG-21 lalu melepaskan tembakan dari semua meriam dan senapan mesin antiserangan udara ke arah pesawat pembom B-26 AUREV.
Serangan ini berhasil mengenai pesawat pembom yang dipiloti oleh Allan L. Pope itu hingga terbakar lalu jatuh di perairan Tanjung Alang. Pertempuran laut udara tersebut berhasil mengakhiri dominasi kekuatan udara Permesta di wilayah Indonesia Timur.
7. Pertempuran Laut Aru 15 Januari 1962
Salah satu fase awal Operasi Trikora, yaitu infiltrasi. Untuk mendukung pelaksanaan misi infiltrasi ke Irian Barat, ALRI membentuk Satuan Tugas Chusus 9 (STC-9) yang terdiri atas empat kapal perang jenis Motor Torpedo Boat (MTB) kelas Jaguar.
Keempat MTB tersebut, RI Macan Tutul, RI Macan Kumbang, RI Harimau dan RI Singa. Pada 15 Januari 1962 STC-9 berlayar di perairan laut Arafuru untuk mendaratkan pasukan Angkatan Darat ke pantai Kaimana Irian Barat.
Awalnya, STC-9 terdiri atas empat MTB. Dalam perjalanan hanya tiga kapal yang mampu beroperasi. Sedangkan satu MTB, yaitu RI Singa mengalami kerusakan mesin sehingga tidak dapat melanjutkan misi.