7 Pertempuran Laut Mematikan, Nomor 4 Adu Tembakan Meriam Selama 6 Jam
Ekspedisi dipimpin oleh Kapten Harjanto. Dalam perjalanannya, tepat di perairan Pulau Sapudi, ekspedisi lintas laut ALRI tersebut terlibat kontak senjata dengan kapal patroli Belanda RP 107.
Dalam pertempuran jarak dekat tersebut, dua ABK kapal patroli tewas dan sejumlah ABK lainnya terluka hingga kapal patroli itu meninggalkan pertempuran.
Pertempuran berlanjut, dengan datangnya serangan dari orvet Hr. Ms. Batjan yang memuntahkan tembakan mitraliur ke perahu ALRI. Dalam pertempuran ini, Kapten Harjanto beserta lima prajurit ALRI gugur.
4. Pertempuran Teluk Sibolga 9 Mei 1947
MT Sembilan, destroyer Belanda Hr. Ms. Banckert memasuki Teluk Sibolga, wilayah kedaulatan RI pada 9 Mei 1947. Pasukan Angkatan Laut Belanda tersebut beralasan sedang memburu kapal penyelundup.
Residen Tapanuli dan Komandan ALRI Pangkalan Sibolga berupaya mempuh langkah persuasif dengan mengingatkan kapal Belanda itu telah memasuki wilayah RI tanpa izin. Peringatan itu diabaikan oleh pasukan Belanda.