Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Pikap Diberondong Tembakan KKB di Yahukimo, 1 Orang Panik Lompat ke Semak-Semak
Advertisement . Scroll to see content

7 Pertempuran Laut Mematikan, Nomor 4 Adu Tembakan Meriam Selama 6 Jam

Kamis, 29 Februari 2024 - 05:11:00 WIB
7 Pertempuran Laut Mematikan, Nomor 4 Adu Tembakan Meriam Selama 6 Jam
Kapal RI Macan Tutul tenggelam dalam pertempuran Laut Aru bersama Komodor Yos Sudarso. (Foto: TNI AL).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Cita-cita untuk menegakkan kembali kedaulatan negara di laut terwujud ketika Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dikumandangkan. Para pejuang bahari di Badan Keamanan Rakyat (BKR) Laut sebagai embrio kekuatan pertahanan maritim berhasil merintis pembentukan Corps Armada yang menjadi unsur inti dari Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) kini bertransformasi menjadi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). 

Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 mengokohkan tekad dan semangat Jalasena Kusuma Bangsa untuk menegakkan kedaulatan wilayah dan hukum di laut. Semangat itu tertanam kuat dalam jiwa prajurit matra laut, meski terkendala sumber daya yang sangat terbatas di tengah-tengah sengitnya perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Saat itu, sebagai garda laut nasional Angkatan Laut mengemban tugas yang tidak ringan. Selain pertahanan, Angkatan Laut saat itu juga mengemban tugas menyebarluaskan berita proklamasi dan melaksanakan ekspedisi lintas laut untuk membangun kekuatan bersenjata di Jawa dan Sumatera. 

Dalam misinya, ALRI harus bertempur menghadapi kekuatan Angkatan Laut Belanda yang memiliki persenjataan dan peralatan termpur jauh lebih unggul. ALRI juga harus menghadapi separatisme dan pemberontakan di daerah yang mengancam keutuhan NKRI.

Beberapa pertempuran laut mematikan yang dihadapi para pejuang bahari pada masa perang kemerdekaan dihimpun dari dokumentasi TNI AL, yaitu:

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut