Kisah Getir 5 Pemilik PO Bus Bangun Usaha dari Nol, Ada Anak Yatim Terpaksa Putus Sekolah demi Bertahan Hidup
Tak ingin merepotkan sang ibu, Nur Salim hanya melanjutkan sekolah sampai kelas 5 SD. Dia memilih membantu orang tuanya mencari nafkah untuk menyambung hidup.
Seiring berjalannya waktu, Nur Salim menjalani profesi sebagai sopir truk. Dia belajar banyak hal hingga akhirnya mahir mengemudikan kendaraan besar, paham mesin dan manajemen perusahaan.
Berbekal pengalaman panjangnya, Nur Salim memberanikan diri membangun perusahaan otobus (PO) sendiri bernama Sahaalah. Meski sebagai pendatang baru, operator bus yang bermarkas di Jepara, Jawa Tengah tersebut kini cukup disegani dan memiliki pelanggan sendiri.

PO Harapan Jaya merupakan salah satu perusahaan otobus sangat legendaris sudah beroperasi sejak 1972. Saat ini, PO kebanggaan masyarakat Tulungagung, Jawa Timur itu dinakhodai Sugio Utomo dan terus mengalami perkembangan sangat pesat.
Siapa nyana, PO Harapan Jaya justru dirintis dengan cerita melankolis dari seorang pria bernama Harjaya Cahyana. Awalnya, Harjaya Cahyana adalah seorang sopir bus Nusantara yang punya banyak pengalaman trayek antar provinsi.