Bus PO Juragan 99 Pepet Mobil Jenazah hingga Cekcok, Manajemen Minta Maaf
Sopir bus yang diduga emosi sehingga sempat terjadi cekcok itu juga akan dievaluasi oleh manajemen demi mencegah langkah serupa ke depannya. Manajemen menegaskan keselamatan pengguna jalan dan penumpang adalah hal utama.
"Kami ingin menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, termasuk para penumpang, adalah prioritas utama kami. Kami akan mengambil langkah-langkah, yang diperlukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang, termasuk meningkatkan pelatihan dan evaluasi terhadap pengemudi kami," ujarnya.
"Sekali lagi, kami memohon maaf atas insiden ini dan memohon doa serta dukungan berharap agar semua pihak yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan. Terima kasih atas pengertian dan kepercayaan Anda kepada Juragan 99 Trans. Kami akan terus berupaya untuk menjadi lebih baik demi memberikan layanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan," katanya.
Seperti diketahui, di media sosial viral beredar video cekcok antara pengemudi bus Juragan 99 Trans dengan ambulans yang membawa jenazah, pada Senin 20 Januari 2025. Insiden itu berawal dari sopir bus Juragan 99 itu mendahului mobil ambulan, yang ada di depannya lalu memepetnya.
Sopir ambulans yang tidak terima akhirnya mengajak debat sopir bus Juragan 99, hingga akhirnya cekcok terjadi. Emosi sopir ambulans terpancing lantaran pengemudi bus PO Juragan 99 menolak memberikan jalan. Alasannya, pengemudi PO Juragan 99 tidak fokus berkendara akibat lampu rotator yang terlalu terang.