Banjiri Pasar Indonesia, Motor Listrik China Diminta Serius Sediakan Suku Cadang
Sebab itu, Sigit tak bisa memberikan komentar apakah motor listrik asal China akan tergerus setelah brand Jepang mulai menjual kendaraan ramah lingkungan. Sebab, penjualan motor listrik dipengaruhi banyak faktor.
"Nanti dilihat perkembangannya bagaimana. Kan ini masih perlu development. Ada banyak faktor yang memengaruhi. Jadi kita enggak bisa bilang motor listrik Jepang bisa lebih laku," katanya.
Sebagai informasi, saat ini anggota AISI hanya ada lima merek motor, yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS. Sementara untuk masuk dalam keanggotaan, mereka harus memiliki pabrik di Indonesia sebagai bentuk komitmen jangka panjang.
"So far kita sih welcome, kita sudah ada pembicaraan-pembicaraan dengan mereka (brand lain), selagi bisa ikuti persyaratan, itu bisa dipertimbangkan. Sejauh ini belum ada merek motor China yang masuk AISI. Tapi, anggota AISI sejauh ini sudah ada yang memasarkan motor listrik," kata Ketua Umum AISI Johannes Loman.
Saat ini, produsen motor listrk di Indonesia yang terdaftar sebanyak 59 brand. Mereka tergabung dalam Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesai (Aismoli).
Editor: Dani M Dahwilani