Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perbedaan Rem ABS dan CBS pada Motor, Mana Lebih Aman untuk Harian?
Advertisement . Scroll to see content

7 Penyebab Motor Turun Mesin, Kebiasaan Buruk Ini Sering Diabaikan

Jumat, 05 Juni 2026 - 07:32:00 WIB
7 Penyebab Motor Turun Mesin, Kebiasaan Buruk Ini Sering Diabaikan
Banyak kasus turun mesin terjadi akibat akumulasi kebiasaan buruk yang dilakukan dalam jangka panjang. (Foto: Dani/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Akibatnya, gesekan antar komponen meningkat dan mempercepat keausan. Dalam kondisi yang lebih parah, piston dapat macet dan silinder mengalami goresan.

2. Jarang Melakukan Servis Berkala

Servis berkala tidak hanya mencakup penggantian oli, tetapi juga pemeriksaan berbagai komponen pendukung. Filter udara yang kotor, busi bermasalah, atau setelan klep yang tidak sesuai dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut memicu timbulnya kerak, meningkatkan suhu mesin, dan mempercepat keausan komponen internal.

3. Sering Menerjang Banjir (Hydrolock)

Melewati genangan air yang tinggi dapat menyebabkan air masuk ke ruang bakar. Kondisi ini dikenal sebagai hydrolock, yaitu saat piston tidak dapat bergerak karena air tidak bisa dikompresi.

Kerusakan yang ditimbulkan cukup serius, mulai dari piston rusak hingga komponen internal yang bengkok. Air yang masuk juga dapat mencemari oli dan menurunkan kemampuan pelumasannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut