Produksi Jutaan Kendaraan di Indonesia hingga Diekspor ke 74 Negara, Ini Harapan Bos Suzuki
Meski ada upaya pemulihan pasar pada masa lalu, seperti rebound signifikan pada 2021, namun tekanan dari penurunan volume, tingginya pajak, hingga masalah pembiayaan membuat 2024 menjadi masa kritis bagi industri otomotif Indonesia.
Khususnya low pick-up, menghadapi tantangan berat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Gaikindo dan OJK, penjualan ritel kendaraan low pick-up mengalami penurunan signifikan sejak 2023, dengan angka wholesales turun dari 149.726 unit di 2022 menjadi 116.986 unit di 2023. Produksi pun mengikuti tren yang sama, anjlok ke 132.601 unit dari 160.171 unit di tahun sebelumnya.
Suzuki pun berharap pemerintah memberikan kebijakan kepada industri otomotif di sektor kendaraan niaga yang banyak membantu pelaku industri khususnya UMKM, sehingga memberikan sumbangsih bagi pertumbuhan perekonomian nasional.
Editor: Dani M Dahwilani