Produksi Jutaan Kendaraan di Indonesia hingga Diekspor ke 74 Negara, Ini Harapan Bos Suzuki
Di sisi lain, struktur pajak kendaraan di Indonesia turut menjadi sorotan. Ketimpangan pada skema pajak antara kendaraan komersial dan penumpang dinilai menciptakan beban yang tidak seimbang. Tarif pajak kendaraan bisa mencapai 41 persen, tergantung kategori dan jenis kendaraan.
Suzuki menilai perlunya penyelarasan struktur pajak agar harga kendaraan menjadi lebih terjangkau di tengah daya beli masyarakat yang melemah.
Tak hanya pasar dan pajak, sektor pembiayaan kendaraan juga mengalami tekanan. Berdasarkan data OJK per Desember 2024, total kredit kendaraan tercatat sebesar Rp142,09 triliun, naik 22,5 persen dari tahun sebelumnya. Namun, peningkatan ini diikuti lonjakan jumlah kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) yang mengkhawatirkan.
Total NPL naik drastis sebesar 81,7 persen, dari Rp1,75 triliun di 2022 menjadi Rp3,19 triliun di 2024. Rasio NPL pun meningkat dari 1,5 persen menjadi 2,2 persen.
Kondisi ini memaksa perusahaan pembiayaan memperketat skema cicilan, khususnya uang muka. Akibatnya, kemudahan dalam memiliki kendaraan makin sulit diakses, terutama di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi.