Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kembangkan Oli Performa Tinggi dan Mobil Hybrid, Motul Gandeng Toyota Gazoo Racing
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Hybrid Lebih Hemat BBM hingga 50 Persen, Kapan Dapat Insentif?

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:46:00 WIB
Mobil Hybrid Lebih Hemat BBM hingga 50 Persen, Kapan Dapat Insentif?
Kementerian Perindustrian menilai kendaraan hybrid bisa menghemat 50 persen bahan bakar dibandingkan mobil konvensional. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id - Pemerintah Indonesia berusaha menekan emisi karbon yang dihasilkan kendaraan bermotor. Untuk itu, masyarakat diharapkan beralih menggunakan kendaraan listrik. 

Tapi, sejumlah produsen juga menawarkan mobil hybrid sebagai opsi mobilitas ramah lingkungan. Alasannya, insfratruktur masih terbatas dan harga jual masih mahal sehingga belum dapat diterima pasar secara luas.

Seperti diketahui, mobil listrik memang sudah tidak lagi menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber daya utama. Sebab itu, kendaraan ini tidak menghasilkan emisi sehingga dianggap menjadi solusi mengatasi pencemaran udara.

"Kalau kita lihat memang battery electric vehicle (BEV) bisa menghemat sampai dengan 100 persen bahan bakar yang digunakan di kendaraannya," ujar Direktur Jenderal Ilmate Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (22/7/2024).

Putu menjelaskan Indonesia bisa menggunakan teknologi mobil alternatif lain yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan pengurangan konsumsi BBM seperti penggunaan mobil hybrid.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut