Pemakaian Bensin Cuma 10 Persen dari Mobil Biasa, Seberapa Irit Chery Tiggo 8 CSH saat Mudik?
JAKARTA, iNews.id – Produsen otomotif berlomba menghadirkan kendaraan yang ramah lingkungan sekaligus efisien untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat modern. Beragam teknologi mesin ditawarkan mulai dari mesin pembakaran internal (ICE), hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hingga battery electric vehicle (BEV).
Di tengah infrastruktur kendaraan listrik yang masih berkembang di berbagai daerah, Chery memilih menghadirkan SUV premium Tiggo 8 CSH yang mengusung teknologi plug-in hybrid (PHEV). Model ini dirancang memiliki efisiensi bahan bakar tinggi sekaligus kenyamanan kabin luas, sehingga cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga terutama untuk perjalanan jauh seperti mudik Lebaran.
Selain performa, efisiensi menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan mudik. Berkat teknologi plug-in hybrid, Chery Tiggo 8 CSH mampu mencatat konsumsi bahan bakar ekuivalen hingga 76 km/l dalam kondisi ideal, kombinasi antara mesin bensin dan motor listrik.
Angka ini bahkan melampaui konsumsi bahan bakar motor pada umumnya. Sementara dalam penggunaan nyata, perjalanan jarak jauh seperti Jakarta–Bandung–Jakarta mencatat konsumsi rata-rata di kisaran 28–34,5 km/l, tergantung rute dan pola pengisian daya.
Sebagai gambaran, perjalanan Jakarta–Yogyakarta pulang-pergi sejauh sekitar 1.214 km hanya menghabiskan sekitar 51 liter bensin, atau setara ±34,5 km/l. Efisiensi ini membuat pengemudi tidak perlu sering berhenti untuk mengisi bahan bakar, sekaligus memberikan ketenangan lebih selama perjalanan lintas kota hingga antar provinsi.