AI Jadi Senjata Baru Amerika, Bidik Perusahaan Truk Pekerjakan Sopir Asing Ilegal
Dia juga mendorong kalangan peneliti di Transportation Research Board ikut berperan dalam mengembangkan sistem pendukung berbasis AI.
Teknologi tersebut dirancang untuk menyisir data perizinan, catatan pekerjaan, dan pola administratif lain guna mengungkap indikasi penipuan yang selama ini sulit terdeteksi. Melalui algoritma cerdas, pemerintah berharap bisa menindak perusahaan bermasalah lebih cepat.
Tekanan juga datang dari Administrasi Keselamatan Pengangkutan Motor Federal (FMCSA). Lembaga ini meningkatkan pengawasan terhadap negara bagian yang menerbitkan lisensi pengemudi komersial yang dianggap tidak sah.
Beberapa negara bagian bahkan terancam kehilangan kewenangan perizinan serta pendanaan transportasi bernilai jutaan dolar jika tidak segera membenahi praktik tersebut. Media FreightWaves melaporkan sekitar 200.000 pekerjaan pengemudi truk berpotensi terdampak aturan darurat terkait pembatalan lisensi non-domisili.
FMCSA memperkirakan angka tersebut saat aturan sementara diperkenalkan pada September lalu. Namun, kebijakan tersebut ditangguhkan pengadilan federal sambil menunggu respons publik.