Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 220.000 Orang Belum Bekerja dan 50.000 Kena PHK di Indonesia akibat AI
Advertisement . Scroll to see content

AI Jadi Senjata Baru Amerika, Bidik Perusahaan Truk Pekerjakan Sopir Asing Ilegal

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39:00 WIB
AI Jadi Senjata Baru Amerika, Bidik Perusahaan Truk Pekerjakan Sopir Asing Ilegal
Pemerintah Amerika Serikat (AS) memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menekan praktik perekrutan pengemudi truk ilegal yang dituding menurunkan upah sopir lokal. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

Banyak pihak menentang langkah keras tersebut karena dikhawatirkan mengganggu rantai pasok logistik nasional dan menghukum pengemudi yang sudah mengikuti aturan. Polemik hukum diperkirakan masih akan berlanjut sebelum keputusan final diambil.

Di sisi lain, rencana penegakan berbasis AI sejalan dengan agenda deregulasi agresif pemerintahan AS. Bradbury menyebut kebijakan “10 untuk 1” mewajibkan penghapusan 10 aturan lama untuk setiap regulasi baru yang diterbitkan.

Departemen Transportasi AS mencatat sudah melakukan 78 tindakan deregulasi tanpa menerbitkan aturan signifikan baru. Salah satu langkah terbesar adalah pencabutan standar efisiensi bahan bakar yang diklaim menghemat lebih dari 100 miliar dolar AS bagi perekonomian.

Bradbury juga menegaskan kembali fokus pemerintah pada regulasi kendaraan otonom. Dia mengatakan DOT akan mempercepat pemberian pengecualian dan panduan baru setelah proses regulasi sempat terhenti selama beberapa tahun.

Bagi perusahaan truk, sinyalnya jelas. Era pengawasan digital telah dimulai, dan komputer pintar akan mengawasi industri ini dengan ketat. Apakah langkah ini menciptakan jalan raya yang lebih aman atau justru menambah polemik birokrasi, masih harus dibuktikan. Namun, satu hal pasti, polisi lalu lintas berbasis AI kini resmi hadir di industri pengangkutan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut