Agrinas Ungkap Harga Mobil Produksi Dalam Negeri 25 Persen Lebih Mahal dari India, Begini Kata Gaikindo
Empat merek tersebut yakni Mitsubishi Fuso, Foton Aumark, Hino, dan Isuzu. Rinciannya, Mitsubishi Fuso hanya mampu memproduksi 20.600 unit, Foton Aumark 13.500 unit, Hino 10.000 unit, dan Isuzu 900 unit.
“Mereka hanya mampu memproduksi inden unit per bulan. Artinya bahwa kebutuhan kami tidak bisa terpenuhi, dan harganya pun ditawarkan sekitar 25 persen lebih mahal dengan kompetitor yang kami akhirnya berkontrak,” ujar Joao.
Alasan Impor dari India
Joao mengungkapkan kebutuhan kendaraan untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih mencapai lebih dari 100.000 unit. Jumlah tersebut dinilai krusial untuk distribusi hasil pertanian serta kebutuhan pokok ke berbagai daerah.
Dia mengaku telah melakukan lobi dengan sejumlah grup otomotif besar, termasuk perusahaan di bawah naungan Astra International serta prinsipal Jepang. Negosiasi difokuskan pada harga dan skema pengadaan jangka panjang.
“Seharusnya kami bisa diberikan harga khusus sehingga kami mampu atau kami mau untuk ber-deal dengan mereka. Tapi sampai dengan terakhir, kami tidak mendapatkan atau tidak dikasih kesempatan untuk memberikan dengan harga yang khusus, sehingga kami terpaksa melakukan impor dari luar gitu. Khususnya India,” katanya.