Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rambah Indonesia, Produsen Lampu Otomotif China AES Lakukan Uji Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

Lampu Mobil Terlalu Terang Jadi Perdebatan di Kanada dan AS, Ganggu Pengendara Lain

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:57:00 WIB
Lampu Mobil Terlalu Terang Jadi Perdebatan di Kanada dan AS, Ganggu Pengendara Lain
Debat lampu depan terlalu terang kembali memanas setelah banyak pengemudi mengeluhkan silau di malam hari. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Industri Mulai Berbenah

Meski demikian, industri otomotif tidak sepenuhnya lepas dari sorotan. Pada 2017, lebih dari 20 persen sistem lampu depan yang diuji IIHS menghasilkan silau berlebihan.

Untuk model tahun 2025, angka tersebut turun drastis menjadi hanya beberapa persen. Program penilaian keselamatan kini tidak hanya memberi penghargaan pada pencahayaan yang baik, tetapi juga menghukum desain yang menimbulkan silau berlebihan.

Teknologi bantuan pengemudi modern seperti lampu jauh otomatis juga membantu mengurangi risiko menyilaukan pengendara lain. Sistem pencegah keluar jalur dinilai dapat menekan potensi kecelakaan akibat gangguan visibilitas.

Debat lampu depan terlalu terang kini berada di persimpangan antara kenyamanan dan keselamatan. Di satu sisi, pengemudi menginginkan pengalaman berkendara malam yang lebih nyaman, namun di sisi lain data menunjukkan peningkatan kualitas pencahayaan justru berkontribusi pada penurunan angka kecelakaan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut