Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rambah Indonesia, Produsen Lampu Otomotif China AES Lakukan Uji Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

Lampu Mobil Terlalu Terang Jadi Perdebatan di Kanada dan AS, Ganggu Pengendara Lain

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:57:00 WIB
Lampu Mobil Terlalu Terang Jadi Perdebatan di Kanada dan AS, Ganggu Pengendara Lain
Debat lampu depan terlalu terang kembali memanas setelah banyak pengemudi mengeluhkan silau di malam hari. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Antara 2015 hingga 2023, silau disebut hanya dalam satu atau dua dari setiap 1.000 kecelakaan malam hari di berbagai negara bagian. Angka tersebut relatif stabil meskipun intensitas dan teknologi lampu depan terus meningkat dalam periode yang sama.

IIHS menyatakan bahwa persoalan utama bukan sekadar tingkat kecerahan, melainkan cahaya liar yang masuk ke mata pengemudi. Dalam banyak kasus, visibilitas yang buruk akibat lampu lama atau desain jalan yang kurang memadai justru menjadi faktor risiko yang lebih besar.

Visibilitas Lebih Baik, Kecelakaan Lebih Rendah

Menurut temuan IIHS, kendaraan dengan sistem lampu depan berperingkat tinggi justru mencatat lebih sedikit kecelakaan tunggal pada malam hari. Selain itu, jumlah tabrakan dengan pejalan kaki setelah gelap juga menurun pada kendaraan dengan pencahayaan optimal.

Fenomena silau sendiri sering kali sulit tercatat secara statistik. Pengemudi yang merasa silau kerap keluar jalur tanpa melibatkan kendaraan lain, sehingga kendaraan penyebab silau tidak tercatat dalam laporan kecelakaan.

Data juga menunjukkan bahwa silau lebih sering terjadi di jalan dua lajur tanpa pembatas, kondisi jalan basah, serta pada pengemudi berusia lanjut. Pengemudi di atas 70 tahun disebut lebih sensitif terhadap cahaya terang dibanding kelompok usia lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut