WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup
"Sempat didatangi, ditanya, tapi si prianya pergi, dia kemudian ributlah dengan korban. Setelah dari situ, pergi, berpisah mereka di Bazar," katanya.
Pelaku kemudian mendatangi korban pukul 22.00 WIB yakni di hari yang sama usai pertemuan di Bazar Ramadan tersebut. Pelaku mendapati korban sedang berada dengan pria tersebut dan terjadilah cekcok.
"Sekitar pukul 22.00 WIB malam, pelaku datang lagi ke kosnya korban, dan didapati bahwa di dalam kos, korban lagi berduaan dengan pria yang tadi ketemu di Bazar. Iya, sempat juga ada cekcok dan keributan di situ," tuturnya.
Dia mengatakan, korban akhirnya kembali ke kostnya dan merenung setelah diusir oleh korban. Dia mengatakan setelah merenung, pelaku pun kembali mendatangi korban dan mencekik korban.
"Kemudian pelaku diusir, suruh pulang sama korban. Pelaku pun pulang ke kosnya. Di kosnya dia merenung, emosinya sudah tidak tertahan, dia kembali lagi ke kos korban. Di sana dia masuk, terjadi pertengkaran, pelaku sempat mencekik ya, mencekik korban. Kemudian karena korban berusaha memberontak, pelaku akhirnya mengambil pisau dan menyayat leher korban," ujar Fechy.
Fechy menyebut, korban melawan saat dicekik. Pelaku pun panik dan akhirnya menyayat leher korban menggunakan pisau.
"Jadi korban sendiri, diketuk pintunya, dibuka sama korban, dia masuk, mereka cekcok. Cekcok-cekcok terus sama dia dicekik, dicekik kalau ininya bilang dipiting ya. Karena korban melawan, dia panik, dia takut, diambil pisau terus disayat lehernya," katanya.
Editor: Aditya Pratama