Viral Video Markas Pasukan PBB Indonesia di Lebanon Diserang Mortir Israel, TNI: Itu Roket Flare untuk Penerangan
"Durasinya sekitar 40 detik, biar terang, musuh akan melihat atau pihak yang melemparkan roket akan melihat aktivitas, posisi dari area tersebut. Jadi bukan roket yang menyebabkan ledakan di area kita," ujarnya.
Julius mengatakan, pasukan Indonesia di UNIFIL saat ini dalam keadaan aman. TNI juga aktif berkoordinasi dengan pihak UNIFIL dan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI selama eskalasi konflik Hamas-Israel meningkat. Julius pun menegaskan tidak ada korban jiwa dan kerusakan fatal akibat peristiwa tersebut.
"Sampai hari ini pasukan masih dalam keadaan aman," ujarnya.
Sementara Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Lalu Muhammad Iqbal menjelaskan, telah berkomunikasi langsung dengan kontingen Indonesia di UNIFIL untuk memverifikasi informasi serangan tersebut. Hasilnya, tidak ada serangan ke markas Indonesia, sebagaimana disebutkan dalam video viral di medsos.
"Memang terjadi peningkatan intensitas saling serang antara Israel dan Hizbullah di sepanjang perbatasan Libanon-Israel. Namun, tidak ada serangan yang diarahkan langsung ke markas Kontingen Indonesia," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (26/10/2023).
Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, saat ini seluruh anggota Kontingen Indonesia yang berjumlah 1.200 orang dalam kondisi aman.
"Kontingen Indonesia sudah memiliki rencana kontijensi jika kondisi keamanan semakin memburuk," ucapnya.
Diketahui, sebuah video viral di media sosial dan bernarasi bahwa Israel menyerang markas pasukan UNIFIL menggunakan mortir. Video itu diunggah akun Instagram @infokomando.official pada Kamis 26 Oktober 2023 yang mendapat banyak respons dari netizen.
Editor: Maria Christina