Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI Kembali Kirim 744 Prajurit UNIFIL, Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon
Advertisement . Scroll to see content

Viral Video Markas Pasukan PBB Indonesia di Lebanon Diserang Mortir Israel, TNI: Itu Roket Flare untuk Penerangan

Kamis, 26 Oktober 2023 - 19:34:00 WIB
Viral Video Markas Pasukan PBB Indonesia di Lebanon Diserang Mortir Israel, TNI: Itu Roket Flare untuk Penerangan
Pasukan TNI yang bergabung dalam Pasukan Perdamaian Kontingen Garuda United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL). (Foto: Dok/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Video bernarasi Israel menyerang markas pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Indonesia di Lebanon dengan mortir, viral di media sosial. Namun, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono memastikan tidak ada serangan tersebut. 

Dalam video yang viral itu disebutkan detik-detik markas pasukan TNI di Lebanon kena mortir Israel. Mortir itu jatuh dan mengenai Sudirman Camp, tempat pasukan PBB Indonesia bermarkas. Disebutkan pula, dari dua mortir yang jatuh diketahui satu meledak dan satu lagi utuh atau gagal meledak.

Laksamana Muda Julius Widjojono menjelaskan, memang terjadi ledakan, namun berjarak 1 kilometer dari markas UNIFIL. Mortir yang disebut dalam video viral itu juga tidak benar, melainkan roket flare. 

"Memang terjadi ledakan di sekitar 1 kilometer dari pos. Kemudian yang ada di berita media sosial yang beredar beberapa hari ini, terutama tadi malam, itu hanya roket flare," kata Julius saat ditemui di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/10/2023). 

Roket flare digunakan sebagai penerangan pada malam hari dari pihak lawan untuk mengukur jarak maupun aktivitas di area tertentu, bukan untuk menyerang pasukan PBB. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut