Tia Rahmania Tunggu Putusan PN Jakpus, Belum Tentukan Sikap Usai Dipecat PDIP
Keinginan Tia untuk membersihkan namanya tak lepas dari perannya sebagai ibu rumah tangga dan dosen, posisi yang sangat penting bagi reputasinya. Tuduhan kriminal terkait penggelembungan suara dianggap merusak kehormatannya.
"Dituduh melakukan kejahatan seperti ini jelas merusak nama baiknya, baik sebagai dosen maupun ibu rumah tangga," ujar Jupriyanto.
Selanjutnya: Awal Mula Pemecatan Tia Rahmania
Adapun polemik pemecatan Tia menjadi sorotan. Dia sempat viral usai mengkritik Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron pada acara yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Dia mengatakan lebih baik Lemhannas memanggil pemateri yang mumpuni untuk berbicara masalah antikorupsi. Dia pun menyinggung sidang etik Nurul Ghufron di Dewas KPK.
"Bagaimana Bapak bisa lolos Dewas, Dewan Etik, kemudian di PTUN sukses. Bagaimana kasus Bapak memberikan rekomen kepada ASN, bagaimana kasus-kasus Bapak yang lain Bapak bisa lolos. Mohon maaf Pak, Bapak bukan produk dari kami, Bapak bukan produk dari kami," kata Tia dalam video viral.