Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Mengaku Punya Utang ke Warga NTB: Dari Dulu Dukung Saya
Advertisement . Scroll to see content

Tangis Ibu Santri Korban Pembakaran di Lombok Pecah saat Mengadu ke Komisi III DPR

Senin, 13 Juli 2026 - 20:15:00 WIB
Tangis Ibu Santri Korban Pembakaran di Lombok Pecah saat Mengadu ke Komisi III DPR
Ibu dari Sahri Sobirin, salah satu santri yang menjadi korban tak kuasa menahan tangis saat mengadukan nasib malang putranya (dok. DPR)
Advertisement . Scroll to see content

Tim hukum menjelaskan, aksi keji tersebut dilakukan di sebuah ruangan kosong. Pelaku diduga menyiramkan bensin dan menyulut api hingga membakar sekujur tubuh korban. 

"Baru tiga hari setelah kejadian pembakaran, si anak bisa berbicara. Dia menyampaikan bahwa dibakar di dalam ruangan kosong. Api berisi bensin menyebar hingga korban mengalami luka bakar sangat drastis, mencapai 80 persen," ujarnya. 

Luka bakar tersebut meliputi area wajah hingga ujung kaki. Hanya bagian perut dan sedikit bagian paha yang dilaporkan tidak terkena kobaran api. Sahri Sobirin akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat berjuang melewati masa kritisnya. 

Merespons kesaksian memilukan tersebut, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, berusaha menenangkan sang ibu yang terus menangis tersedu-sedu. Dia menegaskan pihak DPR akan mengawal kasus ini hingga tuntas demi keadilan bagi almarhum. 

"Insya Allah kami, Komisi III, akan berupaya maksimal untuk memberikan keadilan agar korban almarhum bisa mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya," ujar Habiburokhman.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut