Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengambil alih Selat Hormuz setelah Iran kembali menutup jalur perairan strategis tersebut. Trump bahkan menyebut AS dapat menjadi "malaikat pelindung" Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur utama distribusi energi dunia.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi Fox News, Trump mengatakan AS mungkin akan mengambil alih pengelolaan dan pengamanan Selat Hormuz jika diperlukan. Menurut dia, Washington memiliki kepentingan besar untuk menjaga jalur pelayaran tersebut tetap terbuka.
"AS bisa menjadi malaikat pelindung Selat Hormuz," kata Trump, dikutip Senin (22/6/2026).
Trump juga mengungkapkan, AS dapat memperoleh keuntungan dari peran tersebut. Dia menyebut negaranya bisa mengambil 20 persen minyak yang dihasilkan dari kawasan itu sebagai kompensasi atas perlindungan yang diberikan.
"Jika mereka tidak membuat kesepakatan, kami akan memungut biaya," ujar Trump.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Minggu (21/6/2026). Teheran mengambil langkah itu sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon dan dugaan pelanggaran nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata yang baru ditandatangani Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Trump beberapa hari sebelumnya.