Siswa Madrasah Tewas Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Dody Toisuta Minta Evaluasi Total
JAKARTA, iNews.id - Duka masih menyelimuti Kota Tual, Maluku. Seorang remaja berusia 14 tahun, AT, meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan yang melibatkan oknum aparat.
Peristiwa itu tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, tetapi juga mengguncang rasa keadilan masyarakat.
AT dikenal sebagai anak berprestasi. Dia menamatkan hafalan Al-Qur'an dan kerap meraih peringkat di sekolah. Kepergiannya yang tragis di awal Ramadan memantik desakan agar proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.
Menanggapi peristiwa tersebut, Koordinator Wilayah DPP Partai Perindo untuk Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua, Dody Toisuta menyampaikan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat.
“Institusi Polri kembali tercoreng karena kejadian yang terjadi di Tual Maluku, buat saya ini pelanggaran berat dari oknum aparat Polri,” ucap Dody dalam keterangannya.