Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilot Pesawat AMA yang Dibakar di Yahukimo Diduga Ditembak dari Jarak Dekat
Advertisement . Scroll to see content

Satgas Damai Cartenz Tetapkan 7 Tersangka Pembakaran Pesawat AMA dan Pembunuhan Pilot AS di Yahukimo

Rabu, 08 Juli 2026 - 18:52:00 WIB
Satgas Damai Cartenz Tetapkan 7 Tersangka Pembakaran Pesawat AMA dan Pembunuhan Pilot AS di Yahukimo
Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menetapkan tujuh tersangka dalam kasus pembakaran pesawat milik PT AMA dan pembunuhan pilot AS, Kapten Nicholas F Goselin. (Foto: Satgas Damai Cartenz)
Advertisement . Scroll to see content

Era mengatakan. penyidik juga masih mendalami jaringan kelompok tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kelompok yang diduga terlibat diperkirakan beranggotakan sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa senjata api laras panjang, senjata api pendek, dan senjata api rakitan.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan penyidik telah melakukan olah TKP pada Sabtu (4/7/2026) sebagai bagian dari proses penyidikan atas laporan dugaan pembunuhan dan tindak pidana yang membahayakan keselamatan penerbangan.

"Setibanya di lokasi, tim terlebih dahulu melakukan pengamanan dan sterilisasi area TKP, kemudian dilanjutkan dengan pengamatan umum, dokumentasi, pemotretan, pembuatan sketsa, pengukuran titik-titik penting, pemasangan garis polisi, pemeriksaan tingkat kerusakan pesawat, pemeriksaan lokasi ditemukannya korban, hingga pengumpulan barang bukti sebagai bagian dari proses penyidikan," kata Kombes Pol Yusuf Sutejo.

Hasil olah TKP menunjukkan pesawat Pilatus PC-6/B2-H4 Turbo Porter registrasi PK-RCY mengalami kerusakan sekitar 90 persen akibat kebakaran. Bagian tengah badan pesawat menjadi titik kerusakan paling parah dan posisi pesawat saat ditemukan masih mengarah ke landasan pacu.

"Pada saat olah TKP dilaksanakan, jenazah korban telah lebih dahulu dievakuasi," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut