Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Menegangkan TNI Evakuasi Jenazah Pilot Ditembak OPM di Papua
Advertisement . Scroll to see content

Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pilot hingga Tewas di Papua Pegunungan

Minggu, 05 Juli 2026 - 06:17:00 WIB
Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pilot hingga Tewas di Papua Pegunungan
Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah pilot AMA Air Nicholas F Goselin asal AS yang tewas dalam insiden penembakan di Bandara Ipdeheik, Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengutuk keras insiden penembakan terhadap pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA) Air yang menewaskan sang pilot, Nicholas Francis Gosselin di Lapangan Terbang Ipdeheik pada Kamis, (2/7/2026). Hal itu diungkapkan Lucky dalam sambutannya saat penyerahan jenazah Nicholas kepada pihak PT AMA yang diwakili Uskup Jayapura, Yanuarius Teofilus di Base Ops Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura pada Jumat (3/7/2026).

Dia mengungkapkan rasa dukacita yang mendalam atas gugurnya Pilot PT AMA yang tengah menjalani misi kemanusiaan. Pilot tersebut diduga ditembak dan pesawatnya dibakar oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNB).

“Atas nama Tentara Nasional Indonesia, kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Almarhum gugur saat menjalankan misi kemanusiaan untuk melayani masyarakat di pedalaman Papua,” ungkap Letjen TNI Lucky Avianto dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (5/7/2026).

Selain itu, dia juga mengutuk keras penembakan pilot PT AMA yang tengah menjalani misi kemanusiaan di pedalaman Papua itu. 

“Kami mengutuk keras tindakan yang merenggut nyawa seorang pelayan kemanusiaan," tambah dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut