Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 8 Warga Kena OTT gegara Buang Sampah Sembarangan di Jaksel, Didenda Rp500.000
Advertisement . Scroll to see content

Sampah Datang, Spanduk Bertindak: Ketika Doa dan Amarah Bersatu Demi Lingkungan

Minggu, 15 Juni 2025 - 19:05:00 WIB
Sampah Datang, Spanduk Bertindak: Ketika Doa dan Amarah Bersatu Demi Lingkungan
Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jakarta, Yunaldi Libra. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content
Spanduk larangan buang sampah yang dibuat warga Perumahan Bukit Pesanggerahan Indah 2, Bojonggede, Bogor. (Foto: Dok. Yunaldi Libra)
Spanduk larangan buang sampah yang dibuat warga Perumahan Bukit Pesanggerahan Indah 2, Bojonggede, Bogor. (Foto: Dok. Yunaldi Libra)

Sugiman menambahkan, "Setelah dipasang spanduk bernada sumpah itu, alhamdulillah sungai tidak terlalu kotor lagi. Masyarakat jadi khawatir karena merasa seperti menyumpahi diri sendiri." 

Sugiman yakin, meskipun secara teknis tidak mungkin menghentikan sampah dari hulu, namun secara signifikan sampah karungan dan dari luar daerah menurun drastis.

"Saya sendiri pernah tangkap tangan orang buang sampah jam 2 pagi," tegasnya. "Tapi kalau hanya mengandalkan aparat, sulit. Harus ada pendekatan warga. Kami sampai komunikasi ke RT, RW, BPD, Karang Taruna agar wilayah lain bisa meniru."

Menurut Sugiman, pendekatan religius dalam spanduk juga penting. "Ketika kita kaitkan dengan Allah, harapannya bisa menyentuh hati mereka. Kita tidak ingin ada yang tersiksa tujuh turunan, tapi ini bagian dari penyadaran," pungkasnya.

Religiusitas, Emosi, dan Bahasa Sehari-hari

Penggunaan frasa "Demi Allah" sebagai unsur religius dalam spanduk dan ancaman tentang penderitaan tujuh turunan, bukanlah hal yang patut disepelkan bagi pembacanya. Kata kata tersbut merupakan simbol dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat. Dalam komunikasi, pesan yang mengandung unsur kepercayaan lokal cenderung lebih mudah diterima dan ditaati karena beresonansi dengan nilai-nilai mendalam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat (Jatmika, 2022).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut