Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Roy Suryo Dukung Langkah Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri
Advertisement . Scroll to see content

Relawan Sebut Isu Ijazah Jokowi Sengaja Dibuat Panjang untuk Jatuhkan Pengaruh di 2029

Jumat, 10 April 2026 - 08:34:00 WIB
Relawan Sebut Isu Ijazah Jokowi Sengaja Dibuat Panjang untuk Jatuhkan Pengaruh di 2029
Relawan Jokowi, David Pajung menilai kasus ijazah palsu Jokowi sengaja dipanjangkan untuk jatuhkan kredibiltas.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Relawan Jokowi, David Pajung mengatakan kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sengaja dipanjang-panjangkan. Tujuannya untuk menjatuhkan kredibilitas Jokowi.

Hal tersebut disampaikan David dalam program Interupsi di iNews TV, pada Kamis (9/4/2026). David menambahkan kasus tudingan ijazah palsu ini juga sarat akan kepentingan politik.

"Sebenarnya persoalan ijazah palsu ini, yang diangkat ke publik ini sebenarnya untuk menjatuhkan pengaruh dan kredibilitas pengaruh politik Pak Jokowi yang begitu luar biasa. Apresiasi masyarakat Indonesia itu yang luar biasa begitu tinggi ya," kata David. 

Tingginya apresiasi masyarakat terhadap Jokowi, membuat segelintir orang berusaha memperpanjang polemik ijazah tersebut. Agar ketika kontestasi pemilu 2029, pengaruh Jokowi tak akan mendapatkan kepercayaan publik.

"Sehingga untuk masuk kontestasi 2029 itu pengaruh dan kebaikan Pak Jokowi itu harus didegradasi. Caranya adalah merusak citra, membunuh karakter supaya ketika Pak Jokowi bicara di publik itu nggak dipercaya lagi," kata dia. 

Tujuan politik untuk menjatuhkan nama Jokowi ia yakin merupakan strategi dari lawan politik Presiden ke-7 tersebut. Karena sudah setahun lebih kasus ijazah Jokowi tak kunjungan selesai.

"Itu tujuan politiknya dari tokoh-tokoh besar di balik itu, para kontestan-kontestan politik di 2029, para pelaku-pelaku politik pada para bohir-bohir yang punya kepentingan politik 2029. Itu maksudnya kenapa ini dibuat panjang," kata dia. 

Menurutnya, Jokowi juga mulai resah, mengapa kasus tersebut tak kunjung rampung. Karena Jokowi justru menunggu agar kasus itu segera dilimpahkan ke pengadilan dan menyatakan bersedia hadir dalam persidangan untuk memberikan keterangan.

"Kenapa ini selalu dihalang-halangi untuk misalnya kasus ini cepat-cepat masuk kepada persidangan. Kan itu semua. Pak Jokowi gelisah menunggu supaya ada kepastian hukum ya. Karena gini," katanya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut