Refly Harun Heran Ada Ahli Tim AMIN Tiba-tiba Mundur, padahal Vokal soal Kecurangan Pemilu
JAKARTA, iNews.id - Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) Refly Harun heran dengan keputusan empat ahli yang hendak dihadirkan di sidang sengketa Pilpres 2024 tiba-tiba mengundurkan diri. Padahal, kata dia, para ahli itu sempat vokal menyuarakan dugaan kecurangan pemilu.
Refly mengatakan, mulanya Tim Hukum Nasional AMIN menghubungi 6 orang untuk menjadi ahli di Mahkamah Konstitusi (MK). Akan tetapi, kata dia, menjelang hari terakhir empat ahli di antaranya mengundurkan diri.
“Jadi kita ada menghubungi 6 ahli, 2 dari awal memang tidak bersedia, tapi 4 ini bersedia. Tapi menjelang hari terakhir akhirnya mengundurkan diri,” kata Refly dalam dialog Rakyat Bersuara bersama Aiman Witjaksono di iNews, Selasa (2/4/2024) malam.
Refly menjelaskan, ahli yang mengundurkan diri itu memiliki berbagai alasan, di antaranya faktor keluarga, perusahaan dan organisasi. Padahal, menurut dia, saksi-saksi tersebut awalnya menggebu-gebu terkait dugaan kecurangan pemilu.
MK Ingatkan 4 Menteri Wajib Hadir di Sidang Sengketa Pilpres
“Ada juga yang tidak jelas alasannya, pokoknya tidak bisa aja. Padahal, semua orang yang kita hubungi ini orang yang menggebu-gebu sekali soal kecurangan pemilu,” ujar dia.
Bahkan, kata dia, Anies Baswedan sempat menghubungi langsung sejumlah ahli tersebut. Sebab keterangan mereka sangat dibutuhkan.
Kapolri soal Usulan TPN Ganjar-Mahfud Jadi Saksi MK: Kami Taat Konstitusi
Hanya saja, sejumlah pihak itu tetap menolak menjadi ahli meski sudah dihubungi oleh Anies.
“Sampai kemudian, di antara 4 (saksi) itu, 2 orang itu langsung ditelepon sama capres kita (Anies Baswedan). Saya meminta satu ini, karena saya membutuhkan keterangannya,” tutur dia.
Yusril Persilakan Kapolri Dihadirkan ke MK: sebagai Pemberi Keterangan, Tak Disumpah
“Jadi dia alasannya selalu personal, selalu jantungan kalau anaknya membuat statement-statement yang keras gitu. Kita kan cuma butuh keahliannya, cuma butuh dia menyampaikan keahliannya, enggak perlu ngotot-ngotot. Karena dia merasa personally dia deg-degan,” sambung dia.
Refly menyebutkan ada saksi yang tidak bersedia memberikan keterangannya lantaran merasa tidak enak dengan sejumlah pihak.
Tim Hukum Ganjar-Mahfud Minta MK Hadirkan Kapolri ke Sidang PHPU
“Tapi di sisi lain, ada kata-kata yang mengatakan dia tidak enak, tapi saya enggak bisa spesifik. Disebutkan (saksi menyebutkan tidak enak pada pihak siapa) dong, tapi kalau saya spesifik kan melanggar,” jelas dia.
Editor: Rizky Agustian