Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ferdinand Blak-Blakan Bongkar Rekaman Hasto: Revisi UU KPK Lindungi Pencalonan Anak Jokowi
Advertisement . Scroll to see content

Razman soal Revisi UU KPK: Apa-Apa Sedikit Jokowi, Lupa PDIP di Pemerintahan 10 Tahun?

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:12:00 WIB
Razman soal Revisi UU KPK: Apa-Apa Sedikit Jokowi, Lupa PDIP di Pemerintahan 10 Tahun?
Direktur Eksekutif Icon Watch, Razman Arif Nasution. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, praktisi hukum sekaligus politisi PDIP Ferdinand Hutahaean membongkar video yang diunggah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto terkait revisi UU KPK. Menurut dia, Hasto mengaku mendapat informasi revisi UU KPK untuk melindungi pencalonan anak-anak Jokowi.

Ferdinand menjelaskan, video itu diunggah sebelum Hasto terjerat kasus hukum. Dalam video itu, kata dia, Hasto mengungkapkan kepingan-kepingan puzzle tentang keterkaitan Jokowi dan revisi UU KPK.

"Hasto pernah melepas sebuah video menjelang beliau dikriminalisasi, melepas satu video pernyataan tentang proses Undang-Undang KPK ini direvisi," kata Ferdinand dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Rapor Merah Antikorupsi, Perlu Taring KPK Lama?' di iNews, Selasa (24/2/2026).

Dia mengungkapkan utusan Jokowi yang kala itu menjabat sebagai menteri mendatangi Hasto untuk berdiskusi terkait revisi UU KPK. Saat itu, kata dia, Hasto bertanya tujuan mengubah beleid lembaga antirasuah.

"Di situ (dalam video) Pak Hasto menyampaikan sebuah peristiwa yang pernah terjadi, utusan Istana datang menemui beliau, bagaimana ini supaya proses cepat, dan Hasto menyampaikan di situ bahwa ini tujuannya untuk apa?"

"Untuk melindungi pencalonan putra-putra beliau (Jokowi) kemudian menjadi pejabat publik, itu yang disampaikan Sekjen Hasto, ini bagian dari puzzle," imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut