Purbaya Ungkap APBN Defisit Rp196,5 Triliun hingga Semester I 2026, Setara 0,70 Persen PDB
"Jadi reformasi perpajakan dan reformasi organisasi maupun personali perpajakan sudah memberikan hasil yang cukup menjanjikan, saya pikir kedepannya akan terus membaik," kata Purbaya.
Di sisi pengeluaran, realisasi belanja negara hingga akhir Juni 2026 tercatat telah terserap sebesar Rp1.656 triliun, atau mencakup 43,1 persen dari pagu anggaran tahunan. Realisasi belanja ini meningkat 17,8 persen jika dikontrasikan dengan periode yang sama tahun lalu.
Secara spesifik, alokasi Belanja Pemerintah Pusat (BPP) telah menggelontorkan dana sebesar Rp1.296,8 triliun. Angka ini mencerminkan tingkat serapan sebesar 41,2 persen dari pagu anggaran serta mencatatkan akselerasi pertumbuhan tahunan hingga 29,4 persen.
Melalui bauran performa fiskal tersebut, catatan keseimbangan primer APBN Indonesia hingga pertengahan tahun ini sukses mengamankan surplus sebesar Rp85,1 triliun.
Sementara itu, untuk pos realisasi pembiayaan anggaran, pemerintah telah mengeksekusi dana sebesar Rp452 triliun, atau setara dengan 65,6 persen dari target total yang ditetapkan dalam APBN 2026.
Editor: Aditya Pratama