Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Industri Plastik Waspadai Kelangkaan 50 Hari ke Depan imbas Penutupan Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

Produsen Sulit Dapat Bahan Baku Plastik, Konsumen Diminta Berhemat

Selasa, 07 April 2026 - 15:18:00 WIB
Produsen Sulit Dapat Bahan Baku Plastik, Konsumen Diminta Berhemat
Inaplas mewanti-wanti kelangkaan kemasan plastik di pasaran imbas kesulitan memperoleh bahan baku plastik berupa nafta. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menyebut, perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran yang masih meruncing mengakibatkan tersendatnya distribusi rantai pasok produksi plastik dari Timur Tengah seiring penutupan Selat Hormuz. Pelaku industri plastik lantas bertahan melakukan produksi berdasar bahan baku tersisa secara terbatas.

"Karena memang barangnya (bahan baku plastik) yang ada terbatas karena itu kami antisipasi jangan sampai 50 hari ke depan tuh habis di tengah jalan," ucapnya.

Fajar menyebut, produsen kemasan plastik saat ini melakukan penyesuaian produksi, baik mencari sumber alternatif bahan baku hingga mengatur ulang ukuran plastik. 

Dia menuturkan, produsen bisa menaikkan kandungan daur ulang dengan material virgin sebagai upaya inovasi produksi. Pencampuran material ini digadang-gadang bisa menurunkan biaya produksi, selain sebagai alternatif pembuatan plastik.

Produsen tidak menafikan adanya kenaikan harga di pasaran selepas Idulfitri dalam kisaran yang tidak sedikit. 

"Yang jelas memang nanti harga akan ada di keseimbangan baru, enggak mungkin harga kembali lagi seperti sebelum krisis perang ini," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut