Prajurit Curhat ke Panglima TNI Jenderal Andika : Sinyal Komunikasi di Pulau Terluar Jelek
"Siap untuk sinyal kurang bagus Pak," kata prajurit.
"Oh kurang bagus, ini kita komunikasi pakai apa?" tanya Andika.
"Siap ini menggunakan handphone," jawab prajurit.
"Tapi tetap di Rote ya?" tanya Andika lagi.
"Lima kilometer nyebrang Pulau Ndana," kata prajurit.
"Oh bukan di Ndana Rote?" kata Andika.
"Siap tidak, sebab sinyal jelek," jawab prajurit.
Mendengar jawaban prajurit, Andika berjanji akan mempelajari sinyal komunikasi di pulau terluar. Karena komunikasi sangat penting.
"Ini salah satu saya pelajari sebenarnya dimana pun bisa. Saya janji akan pelajari, akan tingkatkan karena komunikasi yang paling penting," kata Andika.
Selain itu, Andika juga menyapa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon. Dia menanyakan kendaraan taktis yang dipakai.
"Kendaraan mekanis apa yan digunakan di sana?" tanya Andika.
"Siap izin BTR 80A," kata Batalyon Mekanis di Lebanon, Kapten Hanif.
Andika juga bertanya kendala yang dihadapi prajurit di Lebanon. Jawaban Kapten Hanif, bahwa prajurit tidak menenukan kendala saat ini.
"Sejauh ini belum ada kendala," kata Hanif.
Editor: Faieq Hidayat