Prabowo Segera Teken Perjanjian Tarif Dagang Trump, Begini Tren Ekspor 3 Komoditas Unggulan RI
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Amerika Serikat untuk meneken kesepakatan tarif resiprokal perdagangan atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Presiden AS Donald Trump. Teken kesepakatan kedua negara direncanakan pada Kamis (19/2/2026) di Washington DC.
Dalam kerangka kesepakatan tersebut, Indonesia berkomitmen membebaskan tarif bea masuk bagi sebagian besar produk asal Amerika Serikat.
Sedangkan, AS menurunkan tarif resiprokal atas produk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen, serta memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah komoditas unggulan ekspor Indonesia, termasuk minyak kelapa sawit (CPO), kopi, dan kakao.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian ekspor kopi Indonesia ke Amerika Serikat paling terbanyak dibanding negara tujuan ekspor lainnya. Pada periode 2020-2024, total volume ekspor kopi Indonesia ke AS lebih dari 240 ribu ton, dengan ekspor tertinggi pada 2024 sebanyak 44,3 ribu ton.
Terbang ke AS, Prabowo bakal Teken Kesepakatan Tarif Dagang dengan Trump
Secara total, ekspor kopi RI ke AS memiliki nilai FOB 307,4 juta dolar AS pada 2024. Jumlah ini setara lebih besar dibanding nilai ekspor kopi Indonesia ke empat negara sekaligus; India, Malaysia, Jepang dan Singapura.