PGI Sesalkan Penyiksaan Warga Sipil di Papua, Serukan 3 Hal Ini
"Penting bagi kita semua untuk berdiri bersama dalam solidaritas untuk menentang penyiksaan dan melindungi Hak Asasi Manusia di Papua," kata PGI.
Ketiga, PGI mendorong dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkapkan pelanggaran HAM yang telah terjadi, menegakkan akuntabilitas, mencegah impunitas, serta memberikan keadilan kepada korban. Selain itu, perlu diperkuat mekanisme pengawasan dan pelaporan yang independen, serta penegakan hukum yang tegas dan transparan untuk mencegah terjadinya tindakan semacam ini di masa depan.
"Semoga peristiwa keji ini tidak mematahkan semangat kita untuk terus bekerja sama demi penghentian kekerasan di Tanah Papua, serta mewujudkan Papua Tanah Damai secara utuh dan menyeluruh," katanya.
Sementara Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan mengakui kekerasan terhadap warga Papua bernama Definus Kogoya yang videonya viral di media sosial dilakukan oknum prajurit TNI. Dia meminta maaf atas tindakan oknum prajurit TNI tersebut.
"Saya sangat menyayangkan ini terjadi. Ini tidak boleh terjadi dalam upaya kami menyelesaikan masalah Papua dengan pendekatan yang benar," ujar Izak dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/3/2024).