Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
Advertisement . Scroll to see content

TNI Kembali Kirim 744 Prajurit UNIFIL, Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:11:00 WIB
TNI Kembali Kirim 744 Prajurit UNIFIL, Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melepas 744 personel TNI untuk menjalankan misi perdamaian UNIFIL (dok. TNI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melepas 744 personel TNI untuk menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Upacara pelepasan dilakukan di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Kamis (21/5/2026).

Pelepasan juga dihadiri Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita; Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya Tedi Rizalihadi, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksdya Edwin hingga Dankodiklat TNI Letjen Mohamad Naudi Nurdika 

"Kontingen Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2026 berjumlah 744 personel akan diberangkatkan ke daerah misi di Lebanon, terdiri tas 571 personel TNI AD, 79 personel TNI AL, 63 personel TNI AU, serta 31 personel Mabes TNI," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsma I Nyoman Suadnyana, dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Nyoman mengatakan, Panglima TNI Jenderal Agus memberikan amanat bahwa misi ini merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional kepada prajurit Indonesia.

"Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa keikutsertaan TNI dalam misi perdamaian dunia merupakan bentuk kepercayaan internasional terhadap profesionalisme prajurit Indonesia," ujar Nyoman.

Menurut Nyoman, Agus juga meminta agar prajurit yang dikirim menjaga nama baik Indonesia. Tak lupa dia mengingatkan agar para prajurit terus mematuhi standar operasional prosedur (SOP).

"Panglima TNI juga menekankan agar seluruh personel menjaga nama baik Indonesia dan Pasukan Garuda selama bertugas di daerah misi, mematuhi standar operasional prosedur (SOP), meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi, serta menjaga moral dan kesehatan selama penugasan," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut