Pertempuran Ambarawa: Sejarah, Latar Belakang dan Tokohnya
Akhirnya, pada 2 November 1945, Soekarno dan Brigadir Bethell sebagai perwakilan serta pemimpin dari sekutu melakukan perundingan.Kegiatan itu dilakukan dengan tujuan meredakan suasana yang memanas.
Sebagai awal pertempuran Ambarawa, perundingan itu menghasilkan kesepakatan, bahwa Sekutu boleh pergi ke Magelang, Jalan raya Semarang-Ambarawa dibuka untuk umum.
Namun, dengan angkuhnya sekutu mengabaikan perjanjian yang sudah disepakati dan justru memanfaatkannya. Sekutu yang diperbolehkan ke Magelang menambahkan pasukan serta pasokan senjata.
Kala itu, Indonesia yang dipimpin oleh Jenderal Besar Raden Soedirman harus berhadapan dengan pasukan sekutu/Inggris yang dilengkapi dengan senjata dan peralatan yang lebih canggih, serta jumlah pasukan yang lebih banyak.
Pada akhirnya, pertempuran pertama pecah di Ambarawa pada 20 November 1945. TKR yang berada di bawah pimpinan Mayor Sumarto melawan tentara sekutu yang telah menyatakan perang.