Peringati Sumpah Pemuda, ANRI: Kita Harus Tetap Bersatu meski Beda Pilihan di Pemilu
Imam juga mengingatkan peristiwa Sumpah Pemuda. Menurutnya sudah seharusnya memperkokoh persaudaraan, bersatu meneruskan perjuangan dan cita-cita para pendiri bangsa. Apalagi dalam waktu dekat Indonesia akan menyelenggarakan Pemilu 2024.
"Kita harus tetap bersatu dan menghormati pilihan masing-masing. Melalui pagelaran wayang ini menjadi wujud kita untuk melestarikan warisan budaya nenek moyang," katanya.
Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan tempat ini tersaji berbagai arsip yang menggambarkan ide,pemikiran, gagasan Presiden Soekarno sebagai Bapak Bangsa yang bisa dipelajari masyarakat. Melalui pagelaran wayang ini, selain mengingatkan momentum dan semangat sumpah pemuda, ada hal penting bahwa dari wayang kita bisa belajar kehidupan tentang nilai-nilai kepemimpinan.
”Kita tidak hanya pertunjukannya, semoga dapat menangkap saripati cerita wayang tersebut,” jelas Hasto.
Pagelaran wayang semalam suntuk ini menghadirkan tiga dalang yaitu Ki Anom Dwijokangko (Karanganyar), Ki Catur Benyek Kuncoro (Yogyakarta) dan Ki Bagonk Darmono (Klaten) yang akan mempertunjukan lakon Wahyu Cakraningrat. Pagelaran ini terbuka untuk masyarakat umum dan disiarkan langsung pada saluran akun youtube Arsip Nasional RI.
Pagelaran Wayang Kulit adalah bagian penting dari budaya Indonesia yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Seni wayang ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sebuah media narasi yang kuat yang mengandung pesan-pesan moral dan kisah-kisah berharga dari masa lalu.
Editor: Faieq Hidayat