Perempuan Korban Penganiayaan 3 Tahun di Bandung akan Jalani Rekonstruksi Wajah
Budi menjelaskan, penanganan korban dilakukan secara terpadu oleh sejumlah instansi. Kementerian Kesehatan bertanggung jawab pada aspek kesehatan, sementara persoalan ekonomi ditangani pemerintah daerah dan pendampingan sosial oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
"Untuk masalah ekonominya itu ditangani oleh pemerintah daerah, untuk masalah sosialnya itu ditangani oleh Kementerian PPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) dan kita bertiga sudah berkoordinasi," katanya.
Sementara itu, ia mengaku prihatin atas kasus yang dialami korban dan berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
"Saya pribadi dan sebagai Menteri Kesehatan merasa sangat sedih ya, harusnya hal-hal ini tidak terjadilah di Indonesia. Jadi terima kasih juga atas masukannya dan kita berjanji akan merawat sebaik mungkin yang bersangkutan di Rumah Sakit Hasan Sadikin," tuturnya.
Diketahui, kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat menimpa seorang perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat. Perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 2023 itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka parah di sekujur tubuh dan mengalami kebutaan permanen pada kedua mata.
Peristiwa ini diduga dilakukan oleh pria berinisial TH (30), yang diketahui merupakan kekasih korban dan mengaku sebagai suami.
Editor: Puti Aini Yasmin