Penampakan Bupati Cilacap Pakai Rompi Oranye KPK, Lebaran di Sel Tahanan gegara Palak THR
JAKARTA, iNews.id - Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono akhirnya menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya memilih bungkam saat digiring ke Rutan KPK.
Syamsul dan Sadmoko telah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Dipastikan, keduanya akan berlebaran di sel tahanan KPK.
Sejumlah pertanyaan yang disampaikan awak media tidak ada satu pun yang direspons.
Sebelumnya, KPK menetapkan keduanya tersangka kasus pemerasan. Pemerasan ditujukan untuk mengumpulkan uang tunjangan hari raya (THR) untuk pribadi dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cilacap.
Breaking News: KPK Tetapkan Bupati Cilacap dan Sekda Tersangka Pemerasan
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, untuk merealisasikan THR tersebut Syamsul menginstruksikan Sadmoko membahas jumlah kebutuhan THR eksternal tersebut. Sadmoko lalu mendiskusikan bersama Sumbowo selaku Asisten I Kabupaten Cilacap, Ferry Adhi Dharma selaku Asisten II Kabupaten Cilacap dan Budi Santoso sebagai Asisten III Kabupaten Cilacap.