Panas! Ketum Rampai Nusantara Debat dengan Analis soal Hasrat Politik Jokowi
"Perlu dilihat hasrat berkuasa itu politik," kata Ubedillah.
Namun, Mardiansyah mengatakan Jokowi sudah pernah menjadi orang nomor 1 di Indonesia. Sehingga, ia tidak memiliki hasrat untuk berkuasa lagi.
"Tapi Jokowi itu bukan hasrat berkuasa, karena titik puncaknya jadi presiden," jawab Mardiansyah.
"Terus ngapain mau jadi ketua umum partai?" tanya Ubedillah.
"Karena itu hasrat berpolitik," jawab Mardiansyah.
"Itu hasrat berkuasa," ucap Ubedillah.
"Orang berpolitik itu ditampungnya di partai politik," ungkap Mardiansyah.
"Itu kekuasaan, itu nggak bisa dibantah!" kata Ubedillah.
Mardiansyah pun menegaskan bahwa belum tentu juga Jokowi menjadi ketua umum partai. Oleh karena itu, tidak ada hak untuk membatasi seseorang untuk tak berpolitik.
"Jadi sah-sah saja seorang Jokowi punya hasrat berpolitik masuk partai politik dan belum tentu juga, jadi lihat saja nanti jadi jangan juga kita dzolim dengan membatasi orang untuk tidak berpolitik," tutup Mardiansyah.
Editor: Puti Aini Yasmin