Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kontak Senjata Pecah di Dogiyai, Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB OPM
Advertisement . Scroll to see content

Muncul Petisi Tolak Pemecatan Kompol Cosmas, Sudah Ditandatangani 166.194 Orang

Jumat, 05 September 2025 - 11:21:00 WIB
Muncul Petisi Tolak Pemecatan Kompol Cosmas, Sudah Ditandatangani 166.194 Orang
Kompol Cosmas Kaju Gae dipecat dari Polri usai menjalani sidang etik pada Rabu (3/9/2025). (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Muncul petisi menolak Kompol Cosmas Kaju Gae dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari satuan Polri. Bahkan, hingga pukul 11.03 sudah 166.194 orang yang menandatangani petisi tersebut.

Dilihat tim iNews.id, petisi tersebut dibuat di situs change.org oleh Mercy Jasinta. Di dalamnya, terdapat surat terbuka yang ditujukan kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP) Polri, Pimpinan DPR RI, hingga masyarakat.

Petisi penolakan pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae. (Foto: screen capture)
Petisi penolakan pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae. (Foto: screen capture)

"Kami yang bertanda tangan di bawah ini adalah keluarga besar, masyarakat Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur, serta sahabat dan rakyat kecil yang mencintai keadilan. Kami menyatakan sikap menolak keputusan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Kompol Kosmas Kaju Gae," bunyi surat dikutip Jumat (5/9/2025).

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa Kompol Cosmas merupakan putra daerah dari Laja, Ngada, NTT. Bahkan, ia telah mendedikasikan hidupnya untuk bangsa sejak muda.

"Beliau telah mengabdi di kepolisian dengan keberanian dan tanggung jawab. Bahkan, pada saat demonstrasi besar di Jakarta, beliau berada di garda terdepan untuk menyelamatkan banyak orang, termasuk pejabat negara. Bagi kami, beliau adalah pahlawan yang mengharumkan nama daerah dan keluarga besar," tulis surat tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut