Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rincian 744 Prajurit TNI Dikirim Jaga Perdamaian di Lebanon, Mayoritas dari TNI AD
Advertisement . Scroll to see content

Moeldoko : TNI Harus Taruh Cangkul di Depan, Senjata Dikalungkan ke Belakang

Selasa, 04 Januari 2022 - 18:08:00 WIB
Moeldoko : TNI Harus Taruh Cangkul di Depan, Senjata Dikalungkan ke Belakang
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan operasi militer yang dilakukan di Papua untuk pengamanan perbatasan. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, Moeldoko tidak memungkiri adanya fenomena baru yang berkembang di Papua karena kelompok bersenjata mulai menyerang fasilitas umum seperti sekolah. Bahkan menargetkan penyerangan terhadap guru dan para dokter. 

Dia pun mengatakan bahwa persoalan ini tidak bisa diabaikan. Namun, walaupun begitu, pemerintah Indonesia mengirimkan tentara ke Papua untuk membantu pihak kepolisian, bukan untuk tujuan operasi militer. 

Moeldoko menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukan di Papua adalah untuk pengamanan perbatasan.

"Sewaktu saya masih menjabat sebagai Panglima TNI, doktrin saya kepada prajurit saya adalah bahwa tentara yang akan berangkat ke Papua harus menaruh cangkul di depan, senjata dikalungkan belakang. Itu artinya pendekatan kesejahteraan adalah nomor satu," katanya

Maknanya, kata dia, adalah kedatangan prajurit harus bisa mengubah situasi sulit jadi mudah dan miskin menjadi sejahtera. Para tentara juga diharapkan dapat memberikan pembelajaran dan bantuan kesehatan bagi warga Papua.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut