Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh! Lamborghini Jadi Kendaraan Niaga Bebas dari Pajak Mobil Mewah
Advertisement . Scroll to see content

Mobil India Tata dan Mahindra Tepuk Tangan Dapat Order 105.000 Unit dari Indonesia, Industri Nasional Nangis

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:43:00 WIB
Mobil India Tata dan Mahindra Tepuk Tangan Dapat Order 105.000 Unit dari Indonesia, Industri Nasional Nangis
Tata Motors dan Mahindra & Mahindra Ltd (M&M) mengumumkan kesepakatan dengan PT Agrinas Pangan Nusantara, total kendaraan yang dipesan 105 .000 unit. (Foto: Tata)
Advertisement . Scroll to see content

Kolaborasi ini ditargetkan memperkuat sistem logistik pedesaan serta mendorong desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi mandiri. Kendaraan tersebut berperan dalam proses agregasi awal, mulai dari pengangkutan hasil panen ke koperasi hingga distribusi antardesa.

CEO Divisi Otomotif Mahindra & Mahindra Ltd, Nalinikanth Gollagunta, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama tersebut.

“Kami menantikan kerja sama ini dan untuk mendukung Koperasi Indonesia melalui kemitraan kami dengan Agrinas Pangan Nusantara. Dengan mengerahkan Scorpio Pik Up sebagai bagian dari Koperasi, kami memperkuat tulang punggung logistik yang andal yang menghubungkan petani ke pasar secara lebih efisien," kata Nalinikanth dalam keterangan persnya.

"Pik Up kami dirancang untuk berkinerja dalam kondisi sulit sambil menjaga biaya operasional seminimal mungkin. Volume yang dikomitmenkan untuk kemitraan ini akan secara signifikan meningkatkan Operasi Internasional kami, menambah sebanyak total volume ekspor yang dicapai pada FY 25. Sejalan dengan filosofi Rise Mahindra, kolaborasi ini mencerminkan komitmen kami untuk mewujudkan kemakmuran dan mendukung prioritas nasional,” ujarnya.

Scorpio Pik Up diproduksi di fasilitas Mahindra di Nashik, India. Model ini dikenal memiliki daya tahan tinggi, kapasitas angkut besar, serta biaya operasional relatif efisien sehingga dinilai sesuai untuk kebutuhan distribusi di wilayah pedesaan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut