Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Tinjau Peningkatan Fasilitas Manufaktur dan Riset di Cimanggis
Advertisement . Scroll to see content

Menperin Kaget Manufaktur RI Masih Ekspansif di Tengah Gejolak Global: Tunjukkan Resiliensi Kuat

Sabtu, 04 April 2026 - 17:27:00 WIB
Menperin Kaget Manufaktur RI Masih Ekspansif di Tengah Gejolak Global: Tunjukkan Resiliensi Kuat
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menilai manufaktur Indonesia yang masih ekspansif di tengah gejolak global menandakan resiliensi yang kuat. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku terkejut manufaktur Indonesia masih berada di zona ekspansi di tengah gejolak domestik hingga global. Hal ini tercermin tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia Maret 2026 yang berada di level 50,1.

“Kami kaget sekaligus bersyukur bahwa di tengah kondisi yang super berat, baik dari sisi global maupun domestik, rata-rata PMI Manufaktur Indonesia masih di atas angka 50. Ini menunjukkan resiliensi yang kuat dari sektor manufaktur Tanah Air,” ujar Agus dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2026).

Sepanjang triwulan I-2026, kata dia, PMI Manufaktur Indonesia tercatat konsisten berada di zona ekspansi. Pada Januari indeks berada di level 52,6, meningkat menjadi 53,8 pada Februari, sebelum melandai ke angka 50,1 pada Maret. 

Meski mengalami moderasi, angka tersebut masih menandakan aktivitas industri manufaktur tetap tumbuh.

Agus menegaskan, stabilitas tersebut ditopang oleh permintaan domestik yang masih kuat sehingga mampu menahan tekanan eksternal.

"Fundamental industri kita masih kuat. Permintaan dalam negeri tetap menjadi penopang utama, sehingga mampu menahan tekanan eksternal yang cukup besar,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut