Menag di Zikir Nasional: Mari Jadikan Indonesia Rumah Besar Umat Beragama
Dia mengungkap, sebagaimana diriwayatkan, Rasulullah SAW pernah mengundang tokoh-tokoh lintas agama untuk hadir di masjidnya. Disebutkan ada 60 tokoh lintas agama diundang pada waktu itu, dipimpin oleh Abdul Masih lengkap nama-namanya dari berbagai agama dan kepercayaan.
"Jadi apa yang kita lakukan di Masjid Istiqlal ini, kehadiran tokoh-tokoh agama lain itu sesungguhnya mengikuti ajaran Rasulullah Muhammad SAW," ujarnya.
Dia lantas menyinggung, seharusnya rumah-rumah ibadah juga sekaligus menjadi rumah kemanusiaan. Siapa pun yang membutuhkan pertolongan, maka sebaiknya di masjid atau di rumah-rumah ibadah itu ada yang bisa memberikan pertolongan.
Nasaruddin kemudian menyinggung Indonesia memiliki kecenderungan yang sangat diharapkan oleh bangsa lain untuk menjadi imam peradaban dunia Islam moderen yang akan datang.
"Mungkin mereka sudah menganggap bahwa sudah waktunya Indonesia tampil untuk melahirkan sebuah peradaban Indonesia baru di tempat yang sangat stabil ekonominya, stabil politiknya dan juga sangat damai penduduknya," ucapnya.