Kunker di Era Pandemi dan Gaya Komunikasi Mahfud MD
Yang ini bukan hanya soal gaya komunikasi, tapi juga pemahaman yang utuh tentang etika pejabat publik. Kehadiran Mahfud yang sunyi untuk sungkem ke ibunda dan ziarah ke makam ayahanda, seakan ingin mengirim pesan bahwa sang menteri tak ada bedanya dengan warga biasa, memiliki hak dan perlakuan yang sama dengan penduduk Pamekasan lainnya.
Ketulusan dan kesederhanaan Mahfud sedikit banyak terbaca dari respons publik pada akun instagramnya @mohmahfudmd, yang menunjukkan foto sang menteri sedang mencium tangan ibundanya pada kunjungan tanpa seremoni itu.
Pemahaman yang utuh akan konteks, audiens, dan urgensi pesan, juga ditunjukkan Mahfud saat berbicara di depan para kepala daerah dan pelaksana serta pengawas Pilkada Serentak. Seperti sudah berbagi peran dengan Mendagri Tito Karnavian, partnernya dalam sejumlah kunjungan kerja, Mahfud berbicara pada tataran substansi dan makna filosofis pemilihan kepala daerah.
Walau judul pertemuan itu adalah koordinasi dan persiapan, Mahfud sadar betul bahwa Mendagri Tito akan dengan baik dan tuntas menjelaskan segala hal tentang persiapan dan pelaksanaan sehingga dia mengambil peran berbeda.
Saat tampil memberi arahan, publik seakan mendapatkan kuliah tiga semester tentang esensi dan bentuk Pemilu dari waktu ke waktu, serta pentingnya kepala daerah mengemban dengan baik amanah yang diberikan rakyat padanya.