Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Terbitkan Edaran Larang Gratifikasi SPMB, Soroti Calon Siswa Titipan
Advertisement . Scroll to see content

KPK Dalami Pengaturan Pemenang Proyek di Lampung Utara

Kamis, 28 Oktober 2021 - 10:28:00 WIB
KPK Dalami Pengaturan Pemenang Proyek di Lampung Utara
Ilustrasi Gedung KPK. Kasus korupsi di Lampung Utara didalami(Foto: iNews.id/Riezky Maulana)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan pengaturan pemenang lelang proyek di Lampung Utara. Pengaturan serta penentuan pemenang lelang proyek tersebut diduga dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lampung Utara, Akbar Tandaria Mangkunegara (ATMN). 

Dugaan pengaturan serta penentuan pemenang lelang proyek di Lampung Utara tersebut didalami lewat sejumlah saksi sejak dua hari kemarin. Saksi yang didalami keterangannya tersebut, yakni mantan Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, serta mantan Wakil Bupati Lampung Utara, Sri Widodo.

Tak hanya itu, dua terpidana perkara suap proyek di Lampung Utara, yakni mantan Kadis PUPR Lampung Utara, Syahbudin dan Paman mantan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, Raden Syahril, juga dikorek keterangannya soal dugaan pengaturan pemenang lelang proyek oleh Akbar Tandaria Mangkunegara.

"Para saksi hadir didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya berbagai proyek pekerjaan di beberapa Dinas pada Pemkab Lampung Utara yang telah diatur dan ditentukan pemenangnya oleh tersangka ATMN sebagai perwakilan dari Agung Ilmu Mangkunegara (Mantan Bupati Lampung Utara) disertai adanya pemberian persentase fee atas pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (28/10/2021).

KPK telah menetapkan Akbar sebagai tersangka. Akbar Tandaria merupakan Adik Kandung dari mantan Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut