Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ini Alasannya
Komarudin menambahkan, operasi ini dilakukan lantaran fenomena yang saat ini terus berkembang, di antaranya pertumbuhan kendaraan di angka 3 persen.
“Dengan tumbuhnya angka kendaraan sedemikian pesat, maka dibutuhkan tingkat kepatuhan dari para pengendara. Oleh karena itu, pelaksanaan operasi patuh selama 14 hari ini, rencananya akan menggelar sebanyak 2.798 personel. Operasi patuh jaya di Jakarta sendiri dengan melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP,” ujarnya.
Dia menerangkan, dalam operasi ini pihaknya menyasar 10 target utama, di antaranya yaitu kendaraan yang tidak dilengkapi dengan TNKB atau pelat nomor.
“Aturan dengan sangat-sangat tegas, setiap kendaraan mewajibkan terpasangnya TNKB atau plat nomor, baik depan maupun belakang, semua jenis kendaraan. Untuk roda 2 yang biasanya tidak menggunakan TNKB lengkap, depan belakang, ini biasanya kendaraan-kendaraan motor sport, motor-motor besar ataupun moge, dan sebagainya,” ucap Komarudin.
“Ditambah kendaraan-kendaraan yang belakangan ini, fenomenanya kita lihat banyak yang mencopot dengan alasan terjatuh. Tapi yang terjatuh hanya bagian belakang, depannya enggak. Hanya untuk menghindari tangkapan kamera ETLE,” tuturnya.